Latest News

Hypno Teaching


Hidup adalah belajar. Dimanapaun itu tempatnya, berapapun usianya, sesungguhnya manusia dalam proses belajar. Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat menyebabkan berbagai informasi yang masuk ke memori otak kita akan semakin banyak, sehingga perlu berbagai variasi model pembelajaran yang tepat dan mudah digunakan. Jika jumlah guru di Indonesia ada 1 juta, maka hanya 1,7% saja guru di Indonesia yang sudah melaksanakan pembelajaran dengan benar, 88,3% sisanya masih mengandalkan metode ceramah dikelas.
Harapan setiap pendidik adalah sebuah kelas dengan siswa yang luar biasa, dengan wajah yang begitu ceria, selalu tepat waktu dan sangat gemar sekali mengikuti setiap sesi pelajaran di sekolah. Hingga mereka akan kecewa jika harus bertemu dengan hari libur dan akan benar-benar bersedih jika ada guru yang berhalangan. Tetapi dalam kenyataan yang kita hadapi sehari-hari, setiap siswa akan senang ketika menghadapi hari libur dan begitu gembira jika guru pengajarnya berhalangan hadir. Mereka lebih senang mengikuti aktivitas non akademis daripada aktivitas belajar akademis, andaikata ada yang sangat menyukaipun jumlahnya dapat dihitung dengan jari.
Apabila kita mau jujur, kondisi tersebut juga pernah kita rasakan beberapa puluh tahun yang lalu. Hal ini dapat terjadi dikarenakan kegiatan belajar dan segala hal yang berkaitan dengan itu adalah hal yang membosankan, memuakkan dan berbagai sebutan negatif lainnya. Jika hal ini diteruskan, maka bangsa ini akan berada pada status quo perkembangan pemikiran, ketika ilmu pengetahuan menjadi sesuatu yang membosankan.
Bagi anda pendidik atau guru yang profesional, kami akan membagikan strategi yang akan membuat siswa siswi menjadi lebih senang belajar daripada membaca komik. Sebuah  cara  yang  revolusioner, yang  diramu  dari  berbagai  rahasia  kesuksesan  umat  manusia,  rangkaian ilmu  yang  telah  dilakukan  dan  dikembangkan  sejak  ribuan  tahun  yang lalu.  Trik  yang  sangat  jitu  dan  telah  dilakukan  oleh  orang-orang modern  untuk  mencapai  kesuksesan  dalam  karirnya.  Sebuah  formula  yang membuat  siswa-siswa Anda  tercengang  dan  kagum  setengah  mati  pada  mata pelajaran  yang  Anda  sajikan.  Hingga  siswa-siswa  Anda  lebih  memilih untuk  mengikuti  jam  tambahan  mata  pelajaran  Anda,  daripada  nonton konser  artis  idola.
Strategi ini sangat bernilai  tinggi. Karena  ketika  Anda  mengetahuinya, kemudian  melatih  kemampuan  Anda  tersebut  dari  waktu  ke  waktu.  Maka Anda  akan  menjadi  seorang  pendidik  yang  dahsyat.  Mungkin  malah  Anda bisa  menjadi  rebutan  banyak  institusi  sekolah  atau  instansi  untuk diajak  bekerjasama  dalam  rangka  meningkatkan  kualitas  pengetahuan  anak didik. Oleh  sebab  itu,  strategi ini  akan  saya  berikan  pada  anda  yang benar-benar ingin menjadi pendidik profesional dan selalu ingin mengembangkan kemampuan diri anda.  Ataupun  anda  yang memiliki  komitmen dalam  hati  untuk  mencerdaskan anak didik anda  secara  tulus  dan  ikhlas.

1.1              Tujuan
Tujuan dari pelatihan Hypno Teaching adalah :
1.      Membimbing peserta memiliki skill komunikasi sugestif (hypnosis) terhadap anak dalam membangun self image positif dan kenyamanan belajar anak
2.      Memberikan kesempatan bagi peserta memiliki acuan dan model bagaimana mengaktifkan emosi, motivasi belajar, dan mengembangkan potensi anak
3.      Membantu peserta memiliki kemampuan dalam membingkai (profiling) kepribadian anak secara lebih cermat, sehingga komunikasi dapat berlangsung lebih efektif
4.      Memberikan keterampilan solutif yang tepat dan cepat dalam mengatasi setiap masalah perilaku anak

1.2              Manfaat
Manfaat yang dapat diperoleh dari pelatihan ini adalah :
1.      Memperoleh pengetahuan tentang dasar-dasar hypnosis dan kerja pikiran bawah sadar manusia
2.      Menemukan ‘tombol’ motivasi belajar anak/siswa dan mengaktifkannya
3.      Memperoleh rahasia berbagai teknik bagaimana meledakkan kemampuan visual, auditori dan kinestetik anak/siswa secara luar biasa
4.      Memperoleh rahasia bagaimana membongkar mental blok yang membuat anak/siswa malas belajar
5.      Memperoleh rahasia kemampuan komunikasi sugestif terhadap  anak/siswa, baik verbal ataupun non verbal (conversational hypnosis)
6.      Menjadi guru dahsyat yang lebih mampu membangkitkan rasa ingin belajar sehingga anak/siswa tumbuh menjadi individu yang membanggakan
7.      Memperoleh softskill penting bagi pendidik profesional yang akan lebih banyak dicintai oleh siswa dan lebih banyak mengantarkan mereka berprestasi


Hypno Teaching
Hypno teaching secara sederhana dapat  diartikikan  sebagai upaya untuk menurunkan frequensi  gelombang  otak  peserta  didik  sehingga  mereka  menjadi  lebih  relaks  dan sugestif  dalam  menangkap  nilai-nilai  positif  dari  sebuah  proses  pengajaran.
Ada empat jenis gelombang otak manusi: Beta (12 - 38 Hz), Alpa (8 – 12 Hz), Teta (4 – 8 Hz) dan Delta (0,5 – 4 Hz). Gelombang otak yang berada pada beta, memungkinkan seseorang berada dalam kesadaran penuh dengan pikiran sadar yang sangat dominan sehingga  dia  mampu  mengerjakan  beberapa  kegiatan dalam  waktu  yang  bersamaan seperti mengendarai mobil sampil bernyanyi dan mendengarkan musik. Dalam kondisi alpha (8 - 12Hz) seseorang hanya akan terfokus untuk melakukan satu kegiatan saja, misalnya orang yang berdoa, atau bermeditasi. Sedangkan pada kondisi teta (4 - 8 Hz) seseorang dalam kondisi tidur dan bermimpi. Sedangkan pada kondisi delta (0,5 - 4 Hz) seseorang  berada  dalam  kondisi  tidur  yang  sangat  pulas  tanpa  mimpi.
Hypnotis itu sendiri sering diartikan sebagai upaya mempengaruhi orang lain supaya mereka berada dalam kondisi otak yang relaks dan santai atau nyaman. Proses ini dilakukan dengan  mendegradasikan  gelombang otaknya  menjadi turun  dari  Beta ke Alpha dan Teta. Manfaat yang dapat diperoleh adalah bahwa seseoang yang gelombang otaknya berada pada frekuensi alpha dan teta akan lebih cepat menangkap informasi dan langsung disimpannya  dengan  tanpa  hambatan  dalam  pikiran bawah  sadar  yang kekuatannya 80% berbanding 20% dengan pikiran sadar. Informasi yang tersimpan tadi selanjutnya dapat membentuk prilaku. Sehingga kalau informasi yang diterimanya negative maka  prilakunya  pun  akan  menjadi  negatif.
Untuk menciptakan kondisi gelombang otak siswa berada dalam tingkatan frekuensi beta atau alpha yang diyakini paling tepat dalam pembelajaran, dibutuhkan keterampilan dan keahlian yang harus dikuasai oleh seorang guru layaknya keterampilan yang dimiliki oleh seorang  ahli  hypnotis.  Perbedaannya  adalah  bahwa  pada  guru  teknik  untuk mempengaruhi  otak  siswa  dilakukan  dengan  cara  mengemas  kata-kata/pesan-pesan pembelajaran. Dengan demikian, maka kemampuan guru dalam berbicara harus benar-benar dikuasai. Keterampilan berbicara, intonasi, pemilihan kata-kata, gerakan badan dan performa  guru  merupakan  hal-hal  yang  terlaksananya  pembelajaran  dengan  metode hypno teaching.  Tanpa  semua  itu,  sangat  mustahil  siswa  dapat  terhipnotis.
Kekuatan kata yang keluar dari mulut guru harus benar-benar memberikan pengaruh kuat kepada siswa. Ini biasanya dilakukan dengan memberikan dorongan kuat yang positif, meniadakan kata-kata yang memiliki konotasi ‘akan’ atau ‘negasi’. Untuk mendukung hal tersebut, dibutuhkan keterampilan dalam memilih kata-kata pas bagi usia siswa itu sendiri. Selain itu, pengaturan intonasi dan tinggi rendahnya suara sangat dominan untuk memberikan pengaruh kuat terhadap tercapainya hypno teaching.

2.2       Metode
            Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah 30 % teori dan 70 % praktek

2.3       Materi
1.         Fundamental Hypnosist.
Sasaran  :   Peserta akan memahami konsep dasar Hypnosis.
Materi  :
ü Sejarah Hypnosis
ü Mekanisme Pikiran & Tindakan Manusia
ü Conscious Mind, Sub-Conscious Mind, Critical Area
ü Formal Hypnosis & Informal Hypnosis
ü State of Consciousness (Normal State, Hypnosis State, Sleep State)
ü Hypnotisability
ü Suggestibility & Suggestibility Test
ü Prinsip Dasar Sugesti
ü Aplikasi Hypnosis

            2.         Hypno Teaching Technique
                                    Sasaran  :   Peserta mampu menerapkan tehnik Hypno teaching dalam proses pembelajaran.
                        Materi  :                                                                                              
ü Komunikasi Hypnosis
ü  Modalitas
ü  Teknik Identifikasi  Typologi Karakter / Eyes Pattern
ü  Teknik Pacing - Leading  &  Matching  - Mirroring
ü  Pengenalan  Arah Motivasi & Sumber Motivasi
ü  Teknik Penguasaan Siswa melalui Sub-Conscious Mind



2.4       Jadwal Pelatihan

Jam
Kegiatan
Pemberi Materi
Penanggung Jawab
08.00 – 08.30
Pembukaan
Panitia
Panitia
08.30 – 10.30
Teori
Agus Ikhsan
Panitia
10.30 – 12.00
Praktek
Tim Trainer LHC
Panitia
12.00 – 13.00
Ishoma
-
Panitia
13.00 – 16.00
Praktek
Tim Trainer LHC
Panitia

 

No comments:

Post a Comment

Berita Indonesia Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.