Latest News

BELAJAR HIPNOTIS GRATIS




Apakah anda berniat belajar hipnotis sendiri ? atau mempelajari Hypnosis secara otodidak dan GRATIS?

Hal ini bisa saja dilakukan, karena hipnotis sangat mudah dipelajari. Namun, ada beberapa prinsip pembelajaran yang tidak mungkin anda dapatkan saat anda mempelajarinya secara otodidak. Apa alasan mereka yang umumnya belajar hipnotis sendiri tanpa guru

Belajar Hipnotis Gratis
Ya, mungkin Gratis inilah yang menjadikan seseorang tertarik untuk belajar hipnotis sendiri. Tapi tahukah anda, menanamkan mental Gratisan pada diri kita berdampak buruk ? Mental Gratisan bisa menjadi sabotase pikiran maju kita untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Dengan membiasakan diri bermental gratisan, secara tidak langsung sudah melakukan pernyataan secara bawah sadar yang mengakui bahwa diri belum mampu membayar atau berkorban atau dengan kata lain mengakui bahwa keadaan diri miskin dan tidak memiliki kemampuan untuk berkorban besar atas tujuan yang diinginkan.
Ingin Coba – Coba
Ini biasanya alasan paling mendasar untuk mengobati rasa penasaran kita terhadap sesuatu yang kita anggap baru. Dalam hal ini, Ilmu Hipnotis memang dianggap baru bagi sebagian kalangan. Dan memang sangat menggiurkan untuk dipelajari. Mereka yang memiliki alasan ini sebenarnya ingin mempelajari Hipnotisme secara utuh namun memerlukan keyakinan penuh terhadap keilmuan yang akan mereka pelajari.
Tidak Punya Biaya Pelaatihan Hipnotis
Alasan ini sering muncul karena kondisi finansialnya. Ya, Biaya Pelatihan HYPNOTERAPHY memang tidak lebih murah ketimbang belajar sulap jalanan. Tapi jika kita mau melihat lebih luas manfaat yang akan kita dapatkan dari mempelajarinya secara menyeluruh, biaya pelatihan tersebut sangatlah murah. Dan salah satu pelatihan yang sangat terjangkau adalah pelatihan Pintar Hipnotis dari web ini.
Belum percaya dengan teknik Hypnotist
Kondisi ini mirip dengan alasan coba – coba. Sebagian besar yang belum mengenal teknik hypnosis secara utuh menganggap bahwa teknik hipnotis merupakan ilmu hitam, magic, sulap, akal – akalan yang tidak ilmiah sama sekali. Padahal faktanya, di barat sendiri sebagai pusat studi kejiwaan sudah mengakui bahwa teknik hypnosis bisa diukur secara ilmiah. Dan metode Hypnosis telah membantu penanganan beragam kondisi mental yang terganggu menjadi lebih baik.



Apa kerugian bila kita belajar hipnotis sendiri ?
Kita belajar tidak utuh dan runtut
Belajar hipnotis memang bisa dipelajari secara acak dan sepotong – sepotong, misal hanya mempelajari teknik induksi saja kemudian melompat mempelajari teknik Medical Hypnotherapy. Namun sangat disayangkan bila essensi atau hal yang mendasar dari teknik tersebut tidak kita dapatkan sehingga kita tidak tahu maksud dan asal usul mengapa teknik tersebut dilakukan seperti itu, apa dampaknya, bisa kah memodifikasinya dan sebagainya.
Kurang mendapatkan Pengalaman
Jika anda mempelajari Hypnosis sendirian, mungkin saja bisa dilakukan, tapi anda tidak mendapatkan pengalaman menarik dari seorang AHLI hipnotis yang telah terjun langsung menghadapi beragam fenomena klien yang ditanganinya. Termasuk mendapatkan tips dan teknik terupdate yang ditemukan saat melakukan sesi therapy. Ini amat sangat merugikan bagi anda yang belajar sendiri. Karena tips dan teknik tersebut lebih banyak diceritakan daripada tertulis dalam buku.
Tidak optimal dalam berlatih
Kunci sukses sebuah keilmuan dan metode adalah dengan berlatih dan mengujinya. Dalam sebuah pelatihan hipnotis, seorang ahli akan memberikan instruksi latihan dengan pasangan latihan anda lalu ia mengawasi anda dan mengoreksi mana yang kurang tepat dan menginformasikan untuk mempertahankan teknik yang tepat serta hal lainnya yang membantu anda optimal dalam berlatih. Hal ini tidak didapatkan ketika anda belajar hipnotis sendiri.
Kurang Membangun Relasi
Bila tujuan anda mempelajari hipnotis hanya sekedar main – main, mungkin belajar sendiri sudah cukup. Namun bila anda ingin serius dan menekuni metode dahsyat hypnosis ini, itu sama sekali tidak cukup. Mengapa ? Dalam pelatihan hypnotherapy akan banyak yang hadir dari beragam kalangan dan latar belakang. Ini merupakan peluang bagi anda jika dimanfaatkan dengan baik. Karena dalam kelas pelatihan umumnya memiliki ikatan alumni tempat saling berbagi tidak hanya mengenai teknik hypnosis saja tetapi juga bisnis, dan peluang lainnya. Bukankah itu sangat menguntungkan bagi karir dan kehidupan anda ?
Tidak memiliki sumber dan identitas keilmuan
Sebuah keilmuan yang dipelajari secara otodidak umumnya tidak memiliki ciri khas, karena terlalu banyak sumber yang dipakai dan tidak mengikuti pola pengajarnya secara langsung. Sehingga saat prakteknya, anda akan sulit memiliki identitas keilmuan anda seperti : dari siapa anda belajar, diakui atau tidak, dan lain sebagainya. Hal ini umumnya mengurangi rasa percaya seseorang yang ingin belajar kepada anda karena anda tidak memiliki silsilah keilmuan yang jelas.
Belajar dengan Guru lebih berkah
Secara spiritual, Sebuah keilmuan akan berguna jika mendapatkan berkah dari yang mengajarkan. Setidaknya, para pengajar memiliki jaringan untuk anda agar anda bisa berbagi atau mempraktekan secara langsung keilmuan yang telah anda pelajari. Sehingga ilmu anda menjadi lebih tajam dan banyak membantu diri anda sendiri dan orang lain.
Belajar Sendiri atau pun mengikuti Pelatihan secara resmi merupakan pilihan. Namun jika anda ingin serius, maka jangan tanggung untuk mempelajari keilmuan tersebut sampai tuntas.



Jika Anda Memang sangat Serius Ingin Mempelajari Hipnotis Secara Gratis Silahkan Lanjutkan Baca Artikel ini. ok

Ilmu hipnotis modern dikenal sejak abad 18, Tokoh utamanya adalah Franz Anton Mesmer, dan disusul oleh James Braid, Charcot, Liebault, Bemheim, Sigmund Freud, Clark Haul, dan seterusnya. Di sisi lain, mungkin penggunaan hipnotis bisa jadi bermanfaat di dalam bidang kedokteran, psikiatri, atau psikologi. Dunia kedokteran mencatat bahwa dokter yang pertama kali menggunakan metode hipnotis secara medis adalah Frans Anton Mesmer pada tahun 1778 di Paris, Prancis. Contoh ide lain pemanfaatan hipnotis dalam bidang kedokteran adalah saat seorang wanita yang akan melahirkan, dihipnotis terlebih dulu agar tidak merasakan kesakitan. Pada tahun 1880-an pun, seorang ahli neurologi Prancis bernama Jean Martin Charcot, menggunakan hipnotis untuk menyingkirkan gejala histeria pasiennya. Dalam bidang psikologi hipnotis dapat digunakan sebagai sebuah metode terapi yang dikenal dengan hipnoterapi, seperti untuk menghilangkan phobia, melupakan sebuah kejadian traumatis dan menghilangkan kebiasaan yang tidak diinginkan seperti merokok, narkoba.Keadan hipnotis atau trans hipnotis dapat dialami secara tidak disadari. Sebagai contoh seseorang pernah berada dalam suatu keadaan aram temaram ketika mau memasuki tidur, atau pada waktu melamun secara tidak sadar terbawa oleh alam lamunan dan ketika ada yang memanggil berkali-kali tidak kedengaran. Trans hipnotis juga dapat terjadi pada saat seorang mengendari mobil di jalan tol yang monoton dan panjang, dengan didukung senandung motor mesin yang monoton, tidak adanya gangguan disekitar, penglihatan yang mengarah pada garis putih panjang yang tidak putus-putus dijalan sebagai sebuah titik fiksasi visual, kondisi mengendarai mobil seperti ini merupakan kondisi yang dapat memicu seseorang untuk masuk dalam keadaan trans hipnotis. Pada saat trans hipnotis tersebut tidak menyadari tanda-tanda lalulintas atau bangunan yang dilewati, atau melewati banyak bangunan tanpa melihatnyaDengan bukti di atas, hipnotis merupakan fenomena yang sangat normal. Penyelidikan ilmiah atas hipnotisme menunjukkan bahwa induksi trans jelas merupakan suatu proses yang penting dalam menangkap kembali keadaan dan suasana hati yang mengarah pada periode aram temaram ketika akan tertidur, keadaan melamun dan hipnotis jalan raya (chambers, 2005).Fenomena penipuan melalui gendam bukanlah suatu hipnotis yang dikenalkan dalam kajian psikologi modern, gendam merupakan salah satu atau gabungan dari : Conventional Hypnosis dengan metode Shock Induction, Ericksonian Hypnosis, teknik Esoteric Energy, atau Mind Control (Telepathic, Magnetism). Dalam kajian psikologi modern hipnotis dipergunakan untuk pengobatan dan metode induksinya pun lebih menekankan pada teknik komunikasi dari pada suatu bentuk peyaluran energi atau tenang dalam. KESADARAN MANUSIA DALAM HIPNOTISManusia dikarunia Allah ta’ala dua pikiran yaitu pikiran sadar atau rasional dan pikiran bawah sadar atau irrasional. Seseorang yang berpikir terus menerus tentang suatu hal di pikiran sadar lama-lama akan tersimpan dalam alam bawah sadar. Pikiran bawah sadar adalah tempat emosi dan pikiran yang mencipta, jika seseorang menanamkan pikiran positif dalam dirinya maka akan menuai hasil yang positif, namun kalau negatif maka akan menuai hasil yang negatif. Serta sifat pikiran bawah sadar adalah dia tidak pernah memilih milih, dan tidak pernah menolak apa yang ditanamkan, sekali dia menerima maka hal itu akan diwujudkan. Pikiran sadar manusia adalah gerbang dari pikiran bawah sadarnya. Sebelum sesuatu masuk dalam alam bawah sadar maka terlebih dahulu melalui seleksi alam sadarnya. Maka alam sadar inilah yang sering berpikir dan menentukan mana yang dapat masuk ke alam bawah sadar mana yang tidak boleh. Seandainya tidak ada pikiran sadar maka akan sangat bahaya bagi manusia itu karena apa yang masuk dalam pikirannya lepas kontrol dan masuk pikiran bawah sadar. Hipnotis pada prinsipnya adalah membuka gerbang dengan mengistirahatkan pikiran sadarnya sehingga sugesti-sugesti yang diberikan tidak diolah pikiran sadar. Dengan terbukanya gerbang kesadaran ini berarti seseorang akan mudah sekali dipengaruhi dan diperintahkan sesuai dengan apa yang dimasukkan dalam alam bawah sadarnya. Ketika seseorang berada dalam keadaan terhipnotis dia bukannya tidak sadar, dia tetap sadar namun kesadarannya berada dalam kondisi bawah sadar. Kalau seseorang dalam kondisi tidak sadar keadaannya seperti tidur, pingsan, atau koma, namun kalau kondisi alam bawah sadar (berarti masih sadar) seseorang akan mengalami keadaan aram temaram, remang-remang, suasana sadar tapi tidak mampu lagi untuk mengolah pikiran secara lebih detil, menerima saja yang lewat tidak mempedulikan dia harus memilih apa. Pegistirahatan pikiran sadar dapat dilakukan dengan menghentikan sejenak anggota tubuh yang dikendalikan oleh pikiran sadar, seperti tangan, kaki, badan dan sebagainya. Hal ini dapat dihantarkan melalui konsentrasi ataupun relaksasi. Setelah tercapai kondisi relaks dan tenang seseorang tersebut akan merasakan dirinya sebagai diri mental, pada tahap ini dengan fasilitasi dari seorang penghipnotis maka dia diajak kerja sama untuk memasuki dunia alam bawah sadarnya, namun sekali lagi ketika dia sudah masuk ke alam bawah sadarnya dia tidak lagi mampu untuk berpikir ataupun menolak apa yang disugestikan. Dari dinamika hipnotis seperti ini maka sebenarnya seseorang dapat melakukan self hypnosis sehingga apa-apa yang menjadi keinginannya dapat ditanamkan yang nantinya akan dimanifestasikan oleh alam bawah sadarnya. Kekuatan bawah sadar tidak terbatas kekuatannya dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan, pengoptimalan potensi diri, dan keperluan mempengaruhi pikiran sadar orang lain. TAHAP TAHAP HIPNOTISSebenarnya, pertunjukan ‘hipnotis’ seperti yang dilakukan oleh Tommy Rafael ataupun oleh para illusionis lainnya, tak lepas dari pengembangan maupun penerapan prinsip-prinsip dasar ilmu psikologi. Upaya ‘hipnotis’ tersebut merupakan tindakan manipulatif terhadap kesadaran realitas ‘obyek’ hipnotis. Dibutuhkan lebih dari sekedar kekuatan mental saja untuk dapat memahami trick para illusionis itu, karena pada saat hipnotis dilakukan maka pada saat itu pula telah terjadi sinkronisasi antara psikis dengan fisik yang bersimulakrum. Seperti yang telah diteliti oleh Carl Jung – salah satu peletak dasar-dasar psikologi modern – bahwa sinkronitas tersebut akan menghasilkan suatu interaksi yang terjadi dalam kesadaran dan digerakkan oleh satu rencana besar yang tak terlihat dari subyek hipnotis.Secara sederhana, dengan memiliki dasar ilmu hipnotis seorang Hypnotist dapat membuat seseorang (Subjek) sangat relaks dan tenang.Bahkan pada orang-orang tertentu dan dalam situasi tertentu, seorang Hypnotist dapat membuat Subjek sangat tenang secara ekstrim, sehingga masuk ke suatu tahapan yang dikenal sebagai kondisi “Hypnotic” atau “Tertidur Hypnosis” atau “trans hipnosis”.Pada saat Subjek sudah dalam kondisi sangat rileks, atau dalam kondisi “Hypnos”, maka Hypnotist dapat memberikan sugesti-sugesti yang relatif lebih mudah diterima oleh Subjek dibandingkan dalam kondisi biasa.Keberhasilan praktik hipnotis adalah ketika subjek sudah berada pada situasi deep trance. Namun, untuk mencapat tingkat ini, ada faktor yang mempengaruhinya. Yakni, kondisi psikologis (Kejiwaan) subjek, tingkat keaktifan berpikir subjek, suasana dan kondisi lingkungan, ketrampilan seorang hypnotist, waktu, serta tingkat kepercayaan subjek terhadap seorang hypnotist.
a. Tahap pre-inductionPre-Induction (pra-induksi) merupakan suatu proses untuk mempersiapkan suatu situasi dan kondisi yang bersifat kondusif antara seorang penghipnosis dan Subjek. Agar proses Pre-Induction berlangsung dengan baik, maka sebelumnya Hypnotist harus dapat mengenali aspek-aspek psikologis dari Subjek, antara lain : hal yang diminati, hal yang tidak diminati, apa yang diketahui Subjek terhadap Hypnosis, dan seterusnya.Pre-Induction dapat berupa percakapan ringan, saling berkenalan, serta hal-hal lain yang bersifat mendekatkan seorang Hypnotist secara mental terhadap seorang Subjek. Pre-Induction merupakan tahapan yang bersifat kritis. Seringkali kegagalan proses hipnotis diawali dari proses Pre-Induction yang tidak tepat.Tahap ini juga untuk menguji apakah klien cocok diterapi dengan menggunakan hipnotis atau tidak, klien mudah dihipnotis atau tidak sebab hipnotis membutuhkan keadaan psikis tertentu dimana klien harus mau bekerja sama dengan suka rela untuk mengikuti instruksi hipnotis yang diberikan.b. Tahap inductionLangkah berikutnya adalah Induction (induksi). Merupakan kunci utama dalam proses hipnotis, karena proses inilah yang akan membawa Subjek dari kondisi “Beta” ke kondisi “Alpha” bahkan “Theta” dengan kondisi sepenuhnya di bawah kendali seorang Hypnotist.Bagian utama dari induction adalah “kalimat kunci” dari seorang Hypnotist, ketika memerintahkan seorang Subjek untuk tidur “Hypnotic”, di mana selanjutnya Hypnotist akan mengambil alih kendali atas Sub-Conscious Subjek.Secara utuh, proses induction terdiri dari 3 bagian, yaitu: Relaxation, adalah proses untuk mengurangi keaktifan BrainWave Subjek (High Beta to Low Beta). Induction, adalah Proses untuk membawa Subjek ke Brainwave Alpha, untuk selanjutnya siap di-sugesti dengan “kalimat kunci”. Deepining adalah proses untuk membawa Subjek ke “Trance Level” yang lebih dalam (Theta).c. Pengujian trans hipnotisProses Dept Level Test. Seringkali diistilahkan dengan “Trance Level Test” atau pengujian tingkat kedalaman “Hypnotic” seorang Subjek.Bagi seorang Stage hypnotist, perlu memperoleh seorang Subjek dengan tingkat kedalaman “Trance” tertentu. Minimal : Medium Trance. Bagi seorang Hypnotherapist, tingkat kedalaman “Trance” akan berkaitan dengan efektivitas pengaruh Sugesti Therapi yang akan diberikan kepada Subjek.Depth Level Test dilakukan dengan cara memberikan perintah sederhana yang berlawanan dengan logika kesadaran biasa (Conscious). Jika tingkat kedalaman “Trance” yang dimaksud belum dicapai, maka Hypnotist harus melakukan “induction” kembali. Seringkali diikuti dengan segesti yang bersifat “provokatif”. Tidak setiap orang dapat mencapai tingkat “Trance” yang dalam. Hal ini tidak menjadi masalah dalam Hypnotherapy.d. SuggestionSuggestion atau Sugesti. Merupakan tahapan inti dari maksud dan tujuan proses hipnotis. Pada tahapan ini seorang Hypnotist mulai dapat memasukkan kalimat-kalimat sugesti ke Sub-Conscious Subjek.e. Post Hypnotic suggestionSetelah itu, kita menuju tahapan Post Hypnotic Suggestion. Yakni, suatu Sugesti yang tetap “bekerja” walaupun seorang telah berada dalam kondisi pasca-hipnotis (normal). Post Hypnotic Suggestion merupakan hal penting yang mendasari proses Clinical Hypnotherapy.Apabila hypnotist ingin mengendalikan Subjek, ia bisa menggunakan simbol bunyi atau tindakan. Inilah yang disebut Anchor. Yakni sugesti berupa simbol-simbol yang akan menghasilkan reaksi pemikiran, emosional, atau perilaku tertentu disebut juga dengan “Anchor”. Inilah yang sering dipraktikan Romy Rafael di televisi atau dikenal dengan istilah anchoring, yang merupakan proses “Programming” seorang Hypnotist terhadap Subjek. Misalnya, mulai saat ini, jika kamu melihat Warung Tegal, maka kamu tidak dapat menahan keinginan kamu untuk mentraktir saya!e. TerminationTermination, yakni suatu tahapan untuk mengakhiri proses hipnotis. Konsep Termination adalah agar seorang Subjek tidak mengalami kejutan psikologis ketika terbangun dari “tidur hipnotis”.Standar dari proses Termination adalah membangun sugesti positif yang akan membuat tubuh seorang Subjek lebih segar dan relaks, kemudian diikuti dengan regresi beberapa detik untuk membawa Subjek ke kondisi normal kembali. Daftar pustakaChamber, Bradford. 2005. How to hypnotize. Stravon Publisher : New YorkMurphy, Joseph. 1997. The power of Your Subconscious Mind (terjemahan) spektrum : Jakarta

No comments:

Post a Comment

Berita Indonesia Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.