Banyak beredar istilah yang membingungkan bagi sebagian orang yaitu Hipnotis,Hypnotist, Hypnosis dan Hypnotherapy. Mari kita telusuri agar kita lebih Pintar dalam mengenal istilah itu semua.
Hipnotis bagi
banyak kalangan dikenal sebagai keilmuan yang membuat orang tertidur atau masuk
dalam kondisi tidak sadar lalu mengikuti sugesti atau saran dari Sang
Penghipnotis. Istilah Hipnotis sendiri merujuk pada kata Hypnotist yang
berarti Pelaku Hypnosis.
Dalam literatur
bahasa, Hypnosis berasal dari kata Hypnos (Bahasa Yunani) yang artinya
Dewa Tidur. Hypnosis dalam kamus J.P Chaplin (Kamus Pegangan untuk Mahasiswa
Psikologi) diartikan sebagai keadaan mirip tidur, ditimbulkan secara buatan
oleh Ahli hipnotis (Hypnotist) dan dicirikan dengan sugestibilitas yang
semakin meninggi (peka dan mengikuti terhadap apa yang disarankan ahli
hipnotis).
Sedangkan
Hypnotherapy adalah sebagai sarana atau Tekhnik Terapi dengan menggunakan
metode Hypnosis. Jadi jika disimpulkan maka Hypnosis adalah ilmunya, Hipnotis (Hypnotist) adalah
pelakunya (sama dengan Artist, Dentist,imbuhan ist dalam
bahasa inggris merujuk pada pelaku), dan Hipnoteraphi (Hypnotherapy)
pemanfaatan ilmunya untuk terapi.
Berikut
Beberapa istilah dalam Ilmu Hipnotis yang sering digunakan :
Alpha
Gelombang otak
saat awal memasuki pikiran bawah sadar, kritik menurun dan sugestif.
Beta
Gelombang otak
saat manusia dalam kesadaran penuh.
Catalepsy
Keadaan saat
sebagian atau seluruh tubuh kaku dan diluar kontrol sadar
Delta
Tidur nyenyak,
tidak sugestif
Deepening
Teknik
memerdalam tingkat trance.
Forensic
hypnosis
Hypnosis yang
biasa digunakan untuk menggali ingatan untuk sebuah tujuan penyelidikan.
Glove anesthesia
Keadaan mati
rasa sebagian atau seluruh tubuh.
Halusinasi
Negatif
Menghilangkan
sebuah benda atau wujud dalam pikiran secara mental. Sebenarnya wujud atau
benda tersebut ada.
Halusinasi
positif
Memunculkan sebuah
benda atau wujud dalam pikiran secara mental. Sebenarnya wujud atau benda
tersebut tidak ada.
Hypnoanalisis
Analisa akar
masalah dengan pendekatan hypnosis
Induksi
Serangkaian
proses untuk membawa seseorang menuju trance.
Isolasi
Meminimalkan
hubungan seseorang dari lingkungannya agar lebih terfokus pada proses hypnosis.
Post Hypnosic
Suggestion
Sugesti
hypnosis yang akan muncul efeknya setelah terbangun dari kondisi hipnosis atau
sadar
Past Life
Regression
Sebuah kondisi
mengalami ingatan kehidupan sebelum kehidupan yang sekarang.
Pacing –
Leading
Mengikuti alur
pikiran, perasaan, dan tindakan seseorang lalu kemudian mengarahkan pada alur
yang diinginkan
Rapid Induction
Induksi yang
cepat membawa untuk menuju trance, biasanya dipakai dalam stage hypnosis.
Rapport
Suasana dan
perasaan akrab serta nyaman antara seseorang dengan lawan bicara.
Regresi
Kondisi mental
atau ingatan kembali ke waktu yang telah lampau.
Stage Hypnosis
Dikenal juga
dengan hypnosis panggung yaitu hypnosis untuk tujuan pertunjukan.
Self hypnosis
Dikenal juga
dengan menghipnotis diri yang bertujuan untuk pemograman diri,menghilangkan
stress, dll
Shock Induction
Induksi dengan
cara mengejutkan atau membuat klien kaget secara tiba – tiba.
Sugesti
Ide atau saran
yang diberikan kepada klien saat mengalami trance.
Somnambulisme
Keadaan saat
seseorang mampu mempertahankan keadaan trance dengan keadaan mata terbuka (
Theta yang sangat dalam )
Theta
Gelombang bawah
sadar yang sangat dalam, kritik nonaktif dan sangat sugestif.
Trance
Kondisi
terhipnotis
Trance Level
Test
Serangkaian
pengamatan terhadap ciri-ciri khusus pada klien untuk mengetahui tingkat
keberadaan gelombang otak.
Terminasi
Mengakhiri hypnosis
dan mengembalikan pada kesadaran normal.
Time Distortion
Sebuah keadaan
lupa waktu, merasa waktu lebih cepat dari keadaan sebenarnya.
Time
Retardation
Sebuah keadaan
lupa waktu, merasa waktu lebih lambat dari keadaan sebenarnya.
Masih banyak
istilah lainnya yang digunakan oleh para Hypnotist dan Hypnotherapist, Namun
istilah di atas adalah bekal dasar anda untuk memahami bidang keilmuan ini.

.jpg)
No comments:
Post a Comment